Sambut Ujian Munaqosyah, Pondok Pesantren Al Faqih Gelar Apel Pembukaan Khidmat

Sima, Pemalang– Suasana khidmat menyelimuti halaman utama Pondok Pesantren Al Faqih pada Senin pagi (4/5). Para santri berkumpul dengan seragam rapi untuk mengikuti Apel Pembukaan Ujian Munaqosyah. Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian ujian akhir santri yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 4-6 Mei 2026.

​Ujian Munaqosyah merupakan tahapan krusial bagi santri kelas 9 sebagai tolak ukur keberhasilan mereka dalam menyerap ilmu agama selama tiga tahun menempuh pendidikan di pesantren. Materi yang diujikan meliputi hafalan Al-Qur’an, pemahaman Kitab Kuning, serta praktik ibadah dan dakwah.

​Dalam amanatnya, Bapak Irkhamudin, A.Md selaku Kepala Pondok Pesantren Al Faqih menyampaikan bahwa ujian ini bukan sekadar mengejar angka di atas kertas, melainkan ujian mental dan spiritual.

​”Munaqosyah ini adalah cermin dari kesungguhan kalian dalam menuntut ilmu. Kerjakan dengan jujur, jaga adab di depan penguji, dan sandarkan hasilnya kepada Allah SWT. Nilai yang berkah lahir dari proses yang jujur,” pesan beliau di hadapan para peserta apel.

​Setelah apel dibubarkan, para santri di arahkan untuk sholat duha berjamaah terlabih dahulu dan langsung menuju ruang ujian masing-masing dengan membawa kartu peserta. Pihak pondok berharap melalui ujian ini, para santri kelas 9 dapat lulus dengan hasil yang memuaskan dan menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di lingkungan pesantren maupun sekolah umum.

​Semangat berjuang untuk para santri Al Faqih! Semoga dimudahkan dan dilancarkan hingga hari terakhir.

 

Lentera Pendidikan Dalam Dekapan Adab, Gema Hardiknas MA Modern Al Faqih & SMP Islam Modern Al Faqih

Sima, Pemalang – Semangat memajukan kualitas pendidikan nasional bergema di lingkungan MA Modern Al Faqih dan SMP Islam Modern Al Faqih. Seluruh siswa, guru, dan staf kependidikan berkumpul dengan khidmat untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) pada pagi hari ini (Sabtu, 2 Mei 2026).

​Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bapak M. Farkhan Makhbubi, S.Pd selaku Kesiswaan MA Modern Al Faqih, memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya adaptasi pendidikan di era modern. Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kemajuan teknologi.

​”Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum bagi kita semua—khususnya keluarga besar Al Faqih untuk merefleksikan kembali semangat Ki Hajar Dewantara dalam konteks pendidikan modern yang berakhlakul karimah,” ujar beliau di hadapan para peserta upacara.

​Petugas upacara yang menggabungkan pengurus Osis MA Modern Al Faqih dan SMP Islam Modern Al Faqih ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta menciptakan sinergi pendidikan yang berkelanjutan. Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya upacara dengan mengenakan seragam kebanggaan masing-masing, menciptakan pemandangan yang rapi dan disiplin.

​Upacara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya bagi perkembangan MA Modern Al Faqih dan SMP Islam Modern Al Faqih agar terus mencetak generasi emas yang unggul dalam prestasi dan santun dalam budi pekerti.

​Dengan terlaksananya upacara ini, diharapkan seluruh civitas akademika semakin termotivasi untuk terus belajar dan berkarya demi masa depan bangsa yang lebih cerah.

 

MENJEMPUT CAHAYA DI UJUNG PENA, SIMFONI KEBAYA DAN DOA BERGEMA DALAM HIKMATNYA UPACARA PERINGATAN HARI KARTINI

Sima, Pemalang –  Pagi ini, matahari seolah terbit lebih anggun di ufuk Timur. Udara sejuk menyelimuti halaman luas yang biasanya riuh dengan derap langkah sepatu sekolah, kini berubah menjadi Susana hikmat . Di bawah naungan langit biru, keluarga besar MA Modern Al Faqih dan SMP Islam Modern Al Faqih berkumpul untuk merajut kembali memori tentang sosok yang memecah gelapnya pingitan dengan lentera ilmu, Raden Ajeng Kartini.

​Upacara peringatan hari ini bukan sekadar seremoni baris-berbaris. Barisan siswa siswi serta guru dan staff karyawan yang mengenakan kebaya elok tampak seperti taman bunga yang sedang mekar (Selasa, 21 April 2026).

​Setiap langkah mereka menuju lapangan upacara seolah membisikkan pesan bahwa emansipasi bukanlah tentang meninggalkan jati diri, melainkan tentang keberanian untuk bermimpi setinggi langit tanpa melupakan akar tradisi dan nilai Islami.

​Dalam amanatnya Ibu Furqotun, S.Pd. selaku Pembina Upacara menyampaikan betapa pentingnya menjaga api literasi yang dahulu dinyalakan oleh Kartini melalui surat-suratnya.

​”Kartini tidak berjuang dengan pedang, melainkan dengan ketajaman pikiran dan ketulusan hati. Di sekolah modern ini, kalian adalah Kartini-Kartini masa kini yang memegang pena untuk menuliskan sejarah baru bagi bangsa dan agama,” ujar beliau di hadapan siswa siswi yang menyimak dengan takzim.

​Peringatan Hari Kartini di MA Modern Al Faqih dan SMP Islam Modern Al Faqih ditutup dengan doa bersama. Harapannya sederhana namun mendalam agar dari rahim sekolah ini, lahir generasi yang cerdas secara intelektual, namun tetap lembut dalam budi pekerti layaknya Kartini yang selalu merindu akan kemajuan bagi kaumnya.

​Hari ini, di Lapangan Upacara Pondok Pesantren Al Faqih, semangat itu tidak hanya dirayakan, tetapi dihidupkan kembali dalam sanubari setiap insan pendidikan. Bahwa “Habis Gelap Terbitlah Terang” bukan sekadar judul buku, melainkan janji masa depan yang cerah bagi mereka yang tak lelah belajar.

Sinergi Pesantren dan Orang Tua, KH. Fakih Usman, M.Tech. Hadiri Istighosah & Dialog Wali Santri

Sima, Pemalang – Pondok Pesantren Al Faqih kembali menyelenggarakan kegiatan Istighosah Rutin Bulanan yang berlangsung khidmat di kompleks pesantren. Acara kali ini menjadi istimewa karena selain menjadi ajang zikir bersama, juga dibuka ruang dialog langsung antara pengasuh dengan para orang tua/wali santri.

​Acara diawali penampilan hadroh dari para santri Pondok Pesantren Al Faqih dan dilanjutkan dengan pembacaan zikir istighosah, tahlil, dan sholawat yang dipimpin oleh Kyai Mutamam Rois selaku pengasuh harian Pondok Pesantren Al Faqih. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti majelis saat para santri dan wali santri bersatu dalam doa, memohon keberkahan ilmu serta keselamatan bagi keluarga dan bangsa.

​Dalam sambutannya, KH. Fakih Usman menekankan bahwa kesuksesan seorang santri dalam menuntut ilmu tidak lepas dari ridha dan doa tulus orang tua di rumah. Beliau yang memiliki latar belakang pendidikan teknologi ini juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak di era digital.

​Agenda yang paling dinanti adalah sesi Tanya Jawab dan Dialog Interaktif. Pada sesi ini, KH. Fakih Usman, M.Tech. memberikan kesempatan kepada wali santri untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan, maupun kendala yang dihadapi dalam proses pendidikan putra-putri mereka.

​Beberapa poin penting yang dibahas dalam sesi tersebut antara lain:

​Perkembangan Karakter: Bagaimana orang tua dan pesantren dapat bersinergi memantau kedisiplinan santri saat masa liburan.

​Fasilitas Penunjang: Diskusi mengenai pengembangan sarana prasarana pondok untuk kenyamanan belajar santri.

​”Kami ingin membangun ekosistem pendidikan yang transparan. Melalui sesi tanya jawab ini, kami ingin memastikan bahwa orang tua merasa tenang menitipkan anaknya di sini, dan kami pun mendapatkan masukan berharga untuk kemajuan pondok,” ujar KH. Fakih Usman di sela-sela diskusi.

​Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah dan Doa penutup. Para wali santri mengapresiasi keterbukaan pihak pondok pesantren yang memberikan ruang bagi mereka untuk berbicara langsung dengan pendiri yayasan.

​”Acara seperti ini sangat menyejukkan. Selain hati menjadi tenang karena zikir bersama, kami juga jadi lebih paham visi besar KH. Faqih Usman dalam mencetak generasi yang ahli agama sekaligus ahli teknologi,” ungkap salah satu wali santri.

​Dengan terlaksananya agenda rutin ini, Pondok Pesantren Al Faqih berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dua arah dengan masyarakat demi mewujudkan visi pendidikan Islam yang progresif dan berakhlakul karimah.

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Yayasan Haji Taidin Sima Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Bersama

Sima, Pemalang – Sebelum pelaksanaan libur idul fitri Yayasan Haji Taidin Sima mengadakan kegiatan Buka Bersama Guru, Staf, dan Karyawan sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Acara yang dihadiri oleh seluruh guru, staf, dan karyawan yang berada di lingkungan Yayasan Haji Taidin Sima meliputi Pondok Pesantren Al Faqih, SMP Islam Modern Al Faqih, MA Modern Al faqih serta Paud Al faqih. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan.

Rangkaian acara dimulai dengan khotmil Qur’an yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur serta doa bersama agar seluruh keluarga besar yayasan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta pengabdian di dunia pendidikan.

Setelah khotmil Qur’an selesai, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara guru, staf, dan karyawan Yayasan Haji Taidin Sima.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pihak yayasan memberikan bisyaroh serta bingkisan Ramadhan kepada seluruh guru, staf, dan karyawan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada yayasan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin memperkuat ukhuwah, kebersamaan, serta semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Yayasan Haji Taidin Sima.

Berbagi Berkah di Bulan Suci Ramadhan, Pondok Pesantren Al Faqih Bagikan Takjil Gratis untuk Pengguna Jalan Dan Warga Sekitar

Sima, Pemalang – Pondok Pesantren Al Faqih kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan berbagi takjil gratis yang dilaksanakan pada 7 dan 9 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian program Ramadhan yang bertujuan menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat hubungan antara santri dan masyarakat sekitar.

Kegiatan berbagi takjil tersebut melibatkan para santri, pengurus pondok, serta dewan guru yang dengan penuh semangat membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas di sekitar jalan raya area pondok. Masyarakat yang menerima takjil menyambut kegiatan ini dengan antusias dan rasa syukur karena dapat membantu mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para santri agar terbiasa menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan keikhlasan dalam berbagi, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Pihak Pondok Pesantren Al Faqih menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah memberikan dukungan baik berupa materi maupun bantuan lainnya sehingga kegiatan berbagi takjil gratis ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

Semoga segala bentuk kebaikan dan kepedulian para donatur mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT serta menjadi amal yang terus mengalir keberkahannya.

Dengan adanya kegiatan ini, Pondok Pesantren Al Faqih berharap semangat berbagi di bulan Ramadhan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Semarak Ramadhan Al Faqih: Mengaji, Berbagi, dan Perduli”

Sima, Pemalang– Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penuh keberkahan di Pondok Pesantren Al Faqih. Berbagai kegiatan keagamaan dan sosial digelar secara khidmat dan penuh semangat oleh para santri, asatidz, serta seluruh keluarga besar pesantren.

Mengawali rangkaian kegiatan, Pondok Pesantren Al Faqih menyelenggarakan pasaran kitab kuning yang diikuti oleh seluruh santri. Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan setiap bulan Ramadhan sebagai sarana memperdalam ilmu agama, khususnya kajian kitab-kitab klasik (turats).

Menjelang waktu berbuka, suasana pesantren semakin hidup dengan kegiatan ngabuburit bandongan kitab kuning. Para santri dengan penuh khidmat menyimak penjelasan dari para ustadz, memperkuat pemahaman mereka terhadap ilmu fiqih, tauhid, dan akhlak.

Kebersamaan semakin terasa saat waktu berbuka tiba. Santri, ustadz, dan pengurus pondok duduk bersama dalam suasana sederhana namun penuh kekeluargaan untuk melaksanakan buka puasa bersama.

Malam harinya, seluruh keluarga besar pesantren melaksanakan shalat Tarawih berjamaah di masjid pondok. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, menciptakan suasana yang syahdu dan penuh kekhusyukan.

Selain pendalaman ilmu agama sebagai bentuk kepedulian sosial, Pondok Pesantren Al Faqih juga mengadakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat umum. Para santri turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan dan warga sekitar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama di bulan penuh berkah.

Momentum istimewa Ramadhan diperingati dengan malam Nuzulul Qur’an yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, serta doa bersama. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat spiritualitas para santri.

Selama Ramadhan, program Tahfidz Al-Qur’an semakin ditingkatkan. Para santri memanfaatkan waktu untuk menambah hafalan dan memperbaiki bacaan mereka.

Kemeriahan di Balik Gerbang Pesantren, Pondok Pesantren Al Faqih Sukses Jadi Tuan Rumah Pesta Siaga Kwarran Moga 2026

Sima, Pemalang – Kemeriahan menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Al Faqih pada Sabtu (31/1/2026). Ratusan Pramuka Siaga dari berbagai gugus depan di Kecamatan Moga berkumpul untuk mengikuti gelaran Pesta Siaga Kwartir Ranting (Kwarran) Moga.

​Tahun ini, Ponpes Al Faqih mendapat kehormatan menjadi pusat kegiatan yang bertujuan membentuk karakter, kemandirian, dan ketangkasan bagi generasi muda tersebut.

​Sejak pagi hari, suasana pesantren yang biasanya tenang berubah menjadi dinamis dengan warna warni atribut pramuka. Acara dibuka dengan upacara pembukaan, dalam kesempatan ini Kapten Arh Irwan S., selaku Danramil Kecamatan Moga menjadi komandan Upacara pembukaan yang dihadiri oleh jajaran pengurus Kwarran Moga, Jajaran Polsek Kec. Moga, Jajaran Koramil Kec. Moga, Ketua Mabigus SD se kecamatan Moga, Para guru dan wali murid peserta pesta siaga, serta pengasuh Pondok Pesantren Al Faqih berjalan dengan khidmat.

​”Kesiapan fasilitas dan sambutan hangat dari keluarga besar Ponpes Al Faqih menjadikan Pesta Siaga tahun ini terasa lebih religius namun tetap ceria,” ujar Kak Mufrodi, Selaku ketua Kwarran Kec. Moga.

​Para peserta yang merupakan siswa sekolah dasar (SD/MI) ini berkompetisi di berbagai pos kegiatan, antara lain pos Uji pemahaman agamaan, Pos Penilaian kedisiplinan atribut, Pos  Menampilkan bakat dan kreativitas (Seni Tari), Pos Mengasah kekompakan tim (Baris berbaris) dan masih banyak pos lain yang di ikuti dengan penuh antusias oleh para peserta.

​Pemilihan Ponpes Al Faqih sebagai tuan rumah dipandang sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan antara lembaga pendidikan keagamaan dengan gerakan kepanduan. Pihak pesantren berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga sarana silaturahmi antar pelajar se-Kecamatan Moga.

​Acara ditutup pada sore hari dengan upacara penutupan dan pengumuman peraih juara serta Barung Tergiat yang akan mewakili Kwarran Moga ke tingkat selanjutnya (Kwartir Cabang).

Aksi Nyata Kemanusiaan: Guru dan Siswa MA-SMP Islam Modern Al Faqih Bahu-Membahu Bersihkan Dampak Banjir di Desa Sima

Sima, Pemalang – Kepedulian sosial ditunjukkan secara nyata oleh keluarga besar Pondok Pesantren Al Faqih pasca bencana banjir yang menerjang Desa Sima baru-baru ini. Puluhan guru dan siswa dari MA Modern Al Faqih serta SMP Islam Modern Al Faqih turun langsung ke lapangan untuk membantu warga melakukan aksi bersih-bersih sisa lumpur dan material banjir pada Selasa, 27 Januari 2026 dan Jumat, 30 Januari 2026.

​Sejak pagi hari, para siswa dan guru tampak antusias menyisir area terdampak. Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sapu lidi, dan penggaruk, mereka membersihkan fasilitas umum dan rumah warga yang tertutup lumpur pekat.

​Kegiatan ini bukan sekadar aksi fisik, melainkan bentuk implementasi pendidikan karakter yang diajarkan di pesantren. Siswa siswi diajak untuk peka terhadap kesulitan sesama dan berani mengambil peran dalam meringankan beban masyarakat.

​Selain menyumbangkan tenaga dalam aksi gotong royong, Pondok Pesantren Al Faqih yang menaungi lembaga pendidikan MA, SMP, hingga PAUD juga menyalurkan bantuan logistik. Bantuan tersebut berupa paket sembako dan keperluan sandang yang dibagikan langsung kepada warga yang paling terdampak banjir di antaranya desa sima dan beberapa desa yang berada di Kecamatan Pulosari.

​”Kami ingin hadir tidak hanya melalui doa, tapi juga tindakan nyata. Melalui bantuan tenaga dari para santri dan penyaluran sembako ini, kami berharap warga bisa sedikit terbantu dan segera bangkit dari musibah ini,” ujar Bapak Fatahilah selaku  perwakilan Yayasan Ponpes Al Faqih.

​Kehadiran rombongan dari Al Faqih disambut hangat oleh masyarakat. Kehadiran para pemuda ini memberikan semangat tambahan bagi warga untuk memulihkan kondisi desa agar kembali normal seperti sediakala.

​Pendidikan di MA Modern Al Faqih dan SMP Islam Modern Al Faqih ini sangat menekankan aspek empati dan kepedulian. Sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat sangat krusial dalam penanganan pasca-bencana. Pondok pesantren tetap menjadi pilar sosial yang sigap membantu dalam situasi darurat.

 

Wujudkan Generasi Unggul, Puluhan Pramuka Siaga Kwarran Moga Dikukuhkan di Ponpes Al Faqih

Sima, Pemalang – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Al Faqih, saat puluhan anggota Pramuka Siaga Kwartir Ranting (Kwarran) Moga resmi dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda (Senin, 26 Januari 2026). Pengukuhan ini merupakan capaian tertinggi bagi tingkatan Siaga dalam syarat kecakapan umum Pramuka. Meskipun di tengah suasana yang dingin dan di terpa gerimis, namun tak menyurutkan semangat dan antusiasme dari peserta dan tamu undangan.

​Acara istimewa ini dihadiri langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pemalang, Bapak Sukarso, S.H., yang sekaligus bertindak sebagai pembina upacara pengukuhan. Acara ini juga dihadiri oleh pengurus Kwarran Moga, para pembina gugus depan, serta orang tua murid yang tampak bangga menyaksikan putra-putrinya naik tingkat.

​Dalam sambutannya, Bapak Sukarso menekankan bahwa predikat Pramuka Garuda bukan sekadar lencana di dada, melainkan simbol karakter dan teladan bagi teman sebaya.

​”Menjadi Pramuka Garuda berarti adik-adik telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, dan budi pekerti yang baik. Gunakan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berbakti kepada orang tua, guru, dan bangsa,” ujar beliau dengan penuh semangat.

Prosesi Pengukuhan meliputi penyematan lencana Garuda dan pengucapan janji Dwi Satya oleh para anggota Siaga. Acara pengukuhan ini di tutup dengan parade seni dan pertunjukan dari siswa siswi MA Modern Al Faqig dan SMP Islam Modern Al Faqih, mulai dari penampilan kolonie tongkat dan semapur dance, kolaborasi seni tari dari siswi SMP Dan MA, sampai gemuruh tepuk tangan dari para penonton dan tamu undangan menyaksikan penampilan grup drum band “Gema Nada Al Faqih” menjadi penutup manis acara yang dilaksanakan pada siang hari ini.

Pemilihan Ponpes Al Faqih sebagai tempat pelaksanaan selain lokasinya yang strategis pemilihan tempat ini juga menunjukkan kolaborasi yang erat antara pendidikan kepanduan dan pendidikan karakter berbasis pesantren.

​​Dengan dikukuhkannya para Pramuka Garuda ini, diharapkan Kwarran Moga dapat menjadi lumbung generasi muda berkualitas di Kabupaten Pemalang. Pengukuhan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan Pramuka di wilayah Moga tetap berjalan aktif dan progresif.