
Sima, Pemalang– Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penuh keberkahan di Pondok Pesantren Al Faqih. Berbagai kegiatan keagamaan dan sosial digelar secara khidmat dan penuh semangat oleh para santri, asatidz, serta seluruh keluarga besar pesantren.
Mengawali rangkaian kegiatan, Pondok Pesantren Al Faqih menyelenggarakan pasaran kitab kuning yang diikuti oleh seluruh santri. Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan setiap bulan Ramadhan sebagai sarana memperdalam ilmu agama, khususnya kajian kitab-kitab klasik (turats).
Menjelang waktu berbuka, suasana pesantren semakin hidup dengan kegiatan ngabuburit bandongan kitab kuning. Para santri dengan penuh khidmat menyimak penjelasan dari para ustadz, memperkuat pemahaman mereka terhadap ilmu fiqih, tauhid, dan akhlak.
Kebersamaan semakin terasa saat waktu berbuka tiba. Santri, ustadz, dan pengurus pondok duduk bersama dalam suasana sederhana namun penuh kekeluargaan untuk melaksanakan buka puasa bersama.
Malam harinya, seluruh keluarga besar pesantren melaksanakan shalat Tarawih berjamaah di masjid pondok. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, menciptakan suasana yang syahdu dan penuh kekhusyukan.
Selain pendalaman ilmu agama sebagai bentuk kepedulian sosial, Pondok Pesantren Al Faqih juga mengadakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat umum. Para santri turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan dan warga sekitar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama di bulan penuh berkah.
Momentum istimewa Ramadhan diperingati dengan malam Nuzulul Qur’an yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, serta doa bersama. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat spiritualitas para santri.
Selama Ramadhan, program Tahfidz Al-Qur’an semakin ditingkatkan. Para santri memanfaatkan waktu untuk menambah hafalan dan memperbaiki bacaan mereka.
