Baik dan Tidaknya Keturunan Tergantung Pada Baik dan Tidaknya Istri

BAIK DAN TIDAKNYA KETURUNAN TERGANTUNG PADA BAIK DAN TIDAKNYA ISTRI

دار التزكية
قال تعالى :﴿ربنا هب لنا من أزواجنا وذرياتنا قرة أعين﴾.الفرقان :74
قال ابن علان رحمه الله:
بدأ الدعاء بالزوجة ، لأن في صلاحها صلاح الذرية

Dalam ayat yang berupa do’a tersebut, dimulai dengan lafadz : أزواجنا (istri), karena (dengan) sholehahnya istri akan menghasilkan keturunan yang sholih.

اللهم اجعلنا وازواجنا وأولادنا وذرياتنا وتلامذنا واهلنا من أهل العلم والخير والقرآن ولا تجعلنا واياهم من أهل الشر والضير والطغيان واجعلنا واياهم من عبادك الصالحين إنك على كل شئ قدير. 
آمين يارب العالمين.

Cek videonya juga.. jangan lupa subscribe channel YouTube Mafaza Apik.
Terimakasih.

Sahabat yang baik, Adalah nikmat agung yang diberikan Allah Subhanahu wa Taala

SAHABAT YANG BAIK ADALAH NI’MAT ALLOH YANG SANGAT AGUNG

مـن أعظـم نعـم اللـه علـى العبـد المؤمـن :
أن يوفقـه لصحبـة الأخيـار .ومن عقوبتـه لعبـده : أن يبتليـه بصحبـة الأشـرار

“Di antara kenikmatan terbesar yang Allah subhanahu wata’ala berikan kepada hamba-Nya yang beriman adalah dia (Alloh) memberinya taufiq (kekuatan dan kemapuan) untuk bersahabat dengan orang-orang yang baik. (Sebaliknya,) termasuk hukuman-Nya terhadap hamba-Nya adalah dia diuji dengan bersahabat dengan orang-orang yang jelek.

صحبـة الأخيـار توصـل العبـد إلـى أعلـى علييـن وصحبـة الأشـرار توصلـه إلـى أسفـل سافليـن

Bersahabat dengan orang-orang yang baik akan mengantarkan seorang hamba ke tempat yang tinggi (surga tertinggi). Adapun bersahabat dengan orang-orang yang jelek akan mengantarkan hamba ke tempat yang paling rendah (neraka).

صحبـة الأخيـار توجـب لـه : الـعـلـوم الـنـافـعــة ..والأخـلاق الفـاضلـة والأعمـال الصالحـة .وصحبة الأشرار : تمنعه ذلك

Bersahabat dengan orang-orang yang baik membuahkan ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia, dan amalan-amalan yang shalih. Adapun bersahabat dengan orang-orang yang jelek bisa menghalangi semua (kebaikan) tersebut.”

Tonton juga videonya. Jangan lupa subscribe, agar saudara tidak ketinggalan update terbaru dari Mafaza Apik.

Kitab Bahjatu Qulubil Abrar wa Qurratu ‘Uyuni al-Akhyar fi Syarhi Jawami’ al-Akhbar,).

Wanita penghuni Surga, Sebab Bersabar dan Malu jika Auratnya Terbuka

wanita penghuni surga
Ilustrasi

Assalamualaikum warahmatullahi wa Barokatuh. Mari kita renungkan khadis berikut, dan semoga bermanfaat di dunia dan akhirat. Aamiin ya Allah.

By Ustadz Ardi Murtadla

WANITA PENGHUNI SURGA

Ibnu Abbas pernah bertanya kepada ‘Atha bin Abi Rabah,

“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”

Jawab ‘Atha,

“Tentu.”

Ibn Abbas lalu berkata,

“Wanita berkulit hitam itu. Dia pernah datang kepada Nabi saw., lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku sering tersingkap (saat penyakitnya kambuh). Karena itu doakanlah aku agar Allah menyembuhkan penyakitku.’ Nabi saw. berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bisa bersabar dan bagi engkau surga. Jika engkau mau, aku akan berdoa agar Allah menyembuhkan dirimu.’ Wanita itu menjawab, ‘Aku memilih bersabar saja. Namun, saat penyakit ayan menimpaku, auratku sering tersingkap. Karena itu doakanlah agar auratku tak tersingkap.’ Lalu Nabi saw. pun mendoakan wanita itu.” 

(HR al-Bukhari dan Muslim).

Renungkanlah perkataan wanita penghuni surga dalam riwayat di atas.

  1. Apakah kita menyaksikan satu kata saja meluncur dari lisannya yang menunjukkan bahwa ia membenci qadha’ yakni penyakit ayan yang menimpa dirinya ?
  2. Apakah ia mengeluhkan penyakit ayan yang ia derita ?
  3. Apakah ia merasa malu karena menderita penyakit tersebut?

Tidak! Bukan itu yang ia keluhkan dan yang membuat ia malu. Ia mengeluh dan merasa malu karena auratnya sering tersingkap saat penyakitnya kambuh. Subhanallah

Padahal saat penyakit ayan itu datang, ia tentu dalam keadaan hilang akal. Jika pun tersingkap auratnya dalam keadaan hilang akal, tentu ia tak berdosa. Namun demikian, wanita penghuni surga itu tetap sangat khawatir bila auratnya tersingkap meski dalam keadaan sakit dan tidak sadar.

Lalu bagaimana dengan kebanyakan wanita zaman sekarang, yang saat sehat dan dalam keadaan sadar pun,

rela bahkan seringkali bangga memamerkan aurat mereka karena merasa dirinya cantik dan aduhai ?

Saudariku, kecantikan yg kau miliki hanyalah topeng jadi jangan sampai topengmu yg kau kenakan saat ini membuatmu lupa diri dan sombong.

Ingat saudariku, 10/15 tahun Lgi topengmu akan memudar dan kau tak lagi dihargai banyak orang, maka jangan kau tertipu dengan topeng yg fana’ tutuplah auratmu sebelum kain kafan menjadi penutup auratmu.

Smoga manfaat.