
Sima, Pemalang – Mengisi libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren Al Faqih menyelenggarakan kegiatan ziarah ke makam Mbah Nur Durya Bin Sayyid atau yang akrab dikenal dengan Mbah Nur Walangsanga. Kegiatan ini diikuti oleh para pengasuh, Ustadz dan Ustadzah, serta seluruh santri dengan penuh kekhidmatan.
Rombongan santri berangkat bersama-sama menuju makam untuk melaksanakan doa bersama, tahlil, dan tawassul. Suasana khusyuk terasa ketika doa-doa dilantunkan, sebagai wujud penghormatan kepada ulama pendahulu sekaligus meneladani perjuangan beliau dalam menyebarkan syiar Islam di tanah Jawa.
Menurut Kyai Mutamam Rois selaku pengasuh harian Pondok Pesantren Al Faqih, ziarah di momen libur Maulid Nabi ini memiliki makna tersendiri. “Selain untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ziarah ini juga menjadi sarana bagi para santri untuk mengambil teladan dari perjuangan ulama terdahulu. Dengan begitu, semangat dakwah dan kecintaan kepada Rasulullah dapat semakin tumbuh dalam diri santri,” ungkapnya.
Usai doa bersama, rombongan mendapatkan tausiah singkat tentang sejarah perjuangan Mbah Nur Walangsanga yang dikenal sebagai ulama kharismatik serta tokoh penyebar Islam yang berpengaruh. Tausiah tersebut diharapkan mampu menambah wawasan spiritual sekaligus memotivasi santri dalam menimba ilmu.
Kegiatan ziarah ini bukan hanya menjadi agenda pengisi liburan, namun juga menjadi media pembinaan ruhaniyah bagi santri agar semakin dekat dengan Allah SWT serta menumbuhkan rasa cinta kepada ulama dan Nabi Muhammad SAW.
