MEMUPUK JIWA NASIONALISME MELALUI UPACARA HUT KE-80 KEMERDEKAAN RI SMP ISLAM MODERN AL FAQIH DAN MA MODERN AL FAQIH

Sima-Pemalang, SMP Islam Modern Al faqih dan MA Modern Al Faqih menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme.

Upacara yang di gelar di lapangan Pondok Pesantren Al Faqih tersebut diikuti oleh seluruh siswa,guru, tenaga kependidikan, dewan asatidz dan asatidzah, serta jajaran Yayasan.

Bapak M. Farkhan Makhbubi Waka Kesiswaan MA Modern Al Faqih selaku Pembina upacara menyampaikan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh, berakhlak mulia serta menjagga persatuan bangsa. Dalam amanatnya beliau berpesan “Kemerdekaan adalah anugerah besar yang dipejuangkan para pahlawan. Tugas kita sebagai generasi muda adalah menjaga dan melanjutkan perjuangan itu dengan prestasi dan kontribusi positif”.

Petugas upacara yang terdiri dari siswa gabungan SMP Islam Modern Al Faqih dan MA Modern Al Faqih sukses menjalankan tugasnya dengan tertib dan lancar. Prosesi pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan oleh tim paduan suara dengan penuh semangat.

Rangkaian acara menjadi lebih khikmad saat pembacaan teks proklamasi, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, serta pembacaan doa.

Dengan terselenggaranya upacara ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, dan motivasi belajar yang lebih tinggi bagi seluruh peserta didik di lingkungan SMP Islam Modern Al Faqih dan MA Modern Al Faqih.

Drumband SMP Islam Modern Al Faqih Bergema Pukau Penonton di Peringatan Hari Anak Nasional

Sima, Pemalang – Suasana Semarak begitu terasa di Lapangan Mariko Randudongkal saat tim Drumband dari SMP Islam Modern Al Faqih tampil memukau di hadapan ratusan penonton, Rabu (23/7/2025). Dengan hentakan perkusi yang energik dan alunan melodi yang harmonis, penampilan mereka menjadi salah satu sorotan utama dalam acara yang didedikasikan untuk anak-anak Indonesia.

Tim Drumband yang menamakan diri “Gema Nada Al Faqih” ini tampil dengan formasi lengkap, mengenakan seragam kebesaran yang gagah dengan perpaduan warna cerah, mencerminkan semangat dan keceriaan anak-anak. Dipimpin oleh seorang Gita Pati di damping dua orang Mayoret yang tampil penuh percaya diri dan energik, barisan pemain drumband menunjukkan kekompakan yang luar biasa.

Mereka membawakan beberapa lagu, mulai dari lagu nasional yang membankitkan semangat patriotism hingga lagu daerah yang diaransemen dengan apik, membuat Bapak Anom Widiyantoro, S.E., M.M. Selaku Bupati Pemalang serta para penonton riuh bertepuk tangan. Dentuman bass drum dan merdunya alunan bellyra menciptakan sebuah harmoni yang memanjakan telinga.

Kehadiran Gema Nada Al Faqih di perayaan Hari Anak Nasional tidak hanya berhasil menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi bagi anak-anak lain untuk berani menunjukkan bakat dan potensi yang mereka miliki.

ULURAN TANGAN KECIL, ARTI BESAR PONDOK PESANTREN AL FAQIH BERBAGI SANTUNAN ANAK YATIM

Sima, Pemalang – Pepatah mengatakan “ lebih baik tangan diatas dari pada tangan di bawah”, selain itu HR. Ahmad  juga mengatakan “ Barang siapa berbuat baik kepada anak yatim di sekitarnya, maka ia denganku ketika di syurga seperti dua jari ini” hadits tersebut menjelaskan bahwa berbuat baik kepada anak yatim, termasuk menyantuninya, akan mendekatkan diri kepada Rosulullah SAW kelak di syurga nanti.

Pondok Pesantren Al Faqih menggelar acara Santunan Anak yatim  pada hari senin, 21 Juli 2025 bertempat di aula Pondok Pesantren Al Faqih . Peserta santunan pagi ini bukan hanya berasal dari pondok pesantren Al Faqih saja, tetapi juga mengundang anak yatim dari SD lingkungan sekitar pondok pesantren.

Acara diawali dengan istighosah yang dipimpin oleh Bapak Kyai Mutamam Rois selaku pengasuh harian Pondok Pesantren Al Faqih. Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan, menyatukan harapan dan doa seluruh warga madrasah.

“Kadang yang dibutuhkan anak-anak bukan hanya uang atau barang, tapi kehadiran, senyuman, dan rasa bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Ibu Hj. Furqotun, S.Pd selaku kepala sekolah SMP Islam Modern Al Faqih saat kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Al Faqih membuktikan bahwa yayasan tidak hanya aktif di bidang akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan mampu berbagi kepada sesama. Kegiatan ini di akhiri dengan doa bersama dan refleksi singkat sebagai langkah awal untuk perjalanan yang lebih baik ke depannya.

Membuka Babak Baru, Semangat Baru Dan Wajah Baru Bersama MATSAMA MA Modern Al Faqih & MPLPS SMP Islam Modern Al Faqih

Sima, Pemalang – Mentari menyapa antusiasme peserta didik baru, semangat mereka membumbung tinggi dalam membuka babak baru hidup ini. Kegiatan MATSAMA MA Modern Al Faqih dan MPLPS SMP Islam Modern Al Faqih resmi di buka pada Senin, 14 Juli 2025 oleh Ibu Fatmawati, M. E selaku Kepala MA Modern Al Faqih dan Ibu Hj Furqotun, S. Pd selaku Kepala SMP Islam Modern Al Faqih.

Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) dan Masa Pengenalan Lingkungan Pondok & Sekolah (MPLPS) merupakan masa orientasi atau kegiatan pertama masuk sekolah untuk mengenalkan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, serta pembinaan awal budaya sekolah.

Upacara pembukan MATSAMA dan MPLPS berlangsung tertib dan khikmat. Acara yang di mulai pukul 07.00 ini merupakan langkah awal mengenal lingkungan sekolah baru selain itu, kegitan ini juga sebagai ajang silaturahmi antara peserta didik baru dengan guru, staff maupun antar siswa . “ Kegitan ini penting untuk kita saling mengenal lebih jauh tentang lingkungan dan nilai-nilai yang ada di madrsah” ujar Ibu Hj Furqotun, S. Pd dalam sambutannya.

Selepas upacara pembukaan, kegiatan MATSAMA dan MPLPS dilanjutkan dengan sesi materi tak lupa sesekali diselipi dengan ice breaking agar para peserta tidak jenuh dan selalu bersemangat. Selain ice breaking suasana semakin hidup karena interaksi antara siswa baru dan kakak OSIS berlangsung cair dan penuh keakraban. Para peserta tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai permainan ringan dan sesi perkenalan interaktif. “Kami ingin para peserta didik baru merasa disambut dan tidak merasa asing. Dengan begitu, rasa percaya diri mereka bisa tumbuh sejak hari pertama” ujar Ibu Anindya Neno, S. Pd selaku koordinator seksi acara.

Keceriaan tampak jelas dari wajah – wajah peserta didik baru, mereka bersorak kecil saat memaikan permainan kelompok, dan mulai mengenali teman dan lingkungan baru. Kegiatan MATSAMA dan MPLPS ini akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

Langkah Awal Menuju Kesuksesan, Ponpes Al Faqih Sambut Santri Baru

Sima, Pemalang – Kala sang mentari mulai tersenyum, biaskan sinar emasnya keseluruh penjuru. Gemricik air mengalir jernih, hembusan angin semilir menerpa dedauan. Kicauan burung kenari menyambut indahnya pagi. Suasana haru bahagia menyelimuti aula Pondok Pesantren Al  Faqih pagi ini Kamis, 10 Juli 2025.

Acara penyambutan diawali dengan hangatnya senyum dari para guru dan staff sekolah yang siap menjalani peran penting dalam pendidikan dan perkembangan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Al Faqih. Selain itu antusiasme dari santri kelas VIII, IX SMP dan XI, MA pun turut andil serta gotong royong dalam membantu santri baru untuk membawa barang bawaan menuju bilik yang sudah disediakan.

“Saya merasa sangat senang dan siap untuk memulai perjalanan baru bersama teman-teman baru di Pondok Pesantren Al Faqih” ujar salah satu siswa baru dengan senyumnya yang mengembang.

Pendiri Pondok Pesantren Al Faqih Sima, Bapak Ir. H. Faqih Usman, M. Tech berpesan “Saya secara khusus mendoakan para santri semoga berhasil dalam menuntut ilmu, jadilah santri yang membawa citra positif melalui akhlak yang baik, semangat belajar serta prestasi yang membanggakan dalam menuntut ilmu di pondok”.

Air mata mengalir dari orang tua yang harus melepas anak-anak mereka ke Pondok Pesantren. Tangis ini bukan tanpa alasan, ini adalah tangis penuh harapan dan doa untuk anaknya supaya menjadi insan yang bermanfaat kelak.

Jelang Akhir Tahun Ajaran 2024/2025, SMP Islam Modern Al Faqih Dan MA Modern Al Faqih Sima Gelar Istighosah Bersama

Sima, Pemalang – Ratusan pelajar dan Wali murid serta para guru MA dan SMP Islam Modern Al Faqih Sima secara khidmat mengikuti istighosah dan doa bersama, sabtu (03/05/2025).

Kegiatan Istighosah ini merupakan agenda rutin bulanan MA dan SMP Islam Modern Al Faqih Sima, namun berbeda dengan bulan lainnya, Acara yang digelar di Aula sekolah pada pagi hari ini sebagai moment doa bersama di penghujung tahun ajaran 2024/2025.

Acara di buka dengan alunan sholawat simtu duror dari siswa-siswa SMP Islam Modern Al Faqih yang disambut meriah oleh siswa- siswi lainnya. Mereka tampak kompak  dengan mengenakan pakaian putih yang dipadukan dengan bawahan hitam serta jilbab hitam sehingga memberikan kesan kalem dan rapi.

Dalam prosesnya, istighozah dan doa bersama ini dipimpin oleh Kyai Mutamam Rois Selaku Pengasuh Harian Pondok Pesantren Al Faqih. Kemudian dilanjutkan dengan serangkaian sambutan diantaranya sambutan dari Kepala Pondok Pesantren Al Faqih Bapak Irhkamudin, A.Md.

Acara dilanjut dengan penyerahan hadiah oleh Ibu Furqotun, S.Pd selaku kepala sekolah SMP Islam Modern Al Faqih dan Ibu Fatmawati, M. E selaku kepala MA modern Al Faqih. Hadiah tersebut sebagai wujud apresiasi kepada siswa yang menang dalam lomba KSN dan Isac.

Setelah penyerahan hadiah, dilanjut dengan Mauidhah hasanah oleh Kyai Mutamam Rois. “Tujuan utama kegiatan istighosah dan doa bersama ini untuk meminta kepada Allah SWT supaya semua diberi kelancaran serta kemudahan, aamiin” ujar Kyai Mutamam Rois.

Beliau juga menyampaikan kepada anak-anak supaya tidak setengah-setengah dalam menuntut ilmu atau dalam artian harus totalitas, senantiasa menghormati guru sehingga memeperoleh ilmu yang bermanfaat dan berguna di masa depan. Kemudian Istighosah sabtu ini di tutup dengan doa penutup yang di pimpin oleh Ustadz Ulul Azmi.

Mengenang Perjuangan Randen Ajeng Kartini, (SMP Islam Modern Al Faqih dan MA Modern Al Faqih Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kartini)

Sima, Pemalang –  Senin, 21 April 2025, SMP Islam Modern Al Faqih dan MA Modern Al Faqih melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati hari Kartini. Upacara dimulai pukul 07.00 dengan tertip dan khidmat. Dalam upacara tersebut para guru dan staff karyawan menggunakan baju kebaya atau baju adat sebagai bentuk simbolis sosok Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat atau biasa di kenal dengan RA Kartini.

RA Kartini merupakan tokoh Pahlawan Nasional yang memperjuangkan emansipasi Wanita. Beliau lahir pada tanggal 21 April 1879 di Mayong, Jepara Provinsi Jawa Tengah. Ayahnya Bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang merupakan seorang Bupati Jepara.

Pada era Kartini, kaum wanita tidak memiliki kebebasan dalam berbagai hal, salah satunya memperoleh pendidikan yang tinggi. Keadaan tersebut membuat seorang Kartini bertekad untuk memajukan wanita bangsanya, Indonesia. Langkah yang diambil seorang RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita yakni melalui pendidikan. Beliau mengawalinya dengan mendirikan sekolah untuk anak gadis di daerah kelahirannya yakni Jepara.

Berbagai rintangan tidak menyurutkan semangatnya, bahkan pernikahan sekalipun. Setelah menikah, beliau masih mendirikan sekolah di Rembang. Tindakan beliau mengenai pendirian sekolah tersebut diikuti oleh para wanita lainnya dengan mendirikan “Sekolah Kartini” di daerah mereka masing-masing seperti di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, dan Cirebon. Selain mendirikan sekolah Beliau juga menulis sebuah buku berjudul Door Duisternis tot licht yang lebih dikenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang.

Peringatan Hari Kartini ini  menjadi ajang refleksi bagi seluruh warga sekolah, bahwa perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk maju, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Hal tersebut juga di tegaskan oleh Ibu Furqotun selaku Pembina upacara dalam amanatnya “Semangat Kartini harus terus hidup dalam diri kita semua. Perempuan masa kini harus berani, cerdas, dan mandiri, sebagaimana yang dicita-citakan oleh RA Kartini”.

Takjil Gratis, Pahala Fantastis (Berbagi Takjil Gratis Pondok Pesantren Al Faqih Sima)

Sima, Pemalang – Mengutip dari Hadits Riwayat Tirmidzi “Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun”. Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, Pondok Pesantren Modern Al Faqih Sima mengadakan acara “Al Faqih Berbagi Takjil” di sekitar lingkungan pondok pesantren dan jalan raya. Acara tersebut berlangsung selama  dua hari yaitu Selasa dan Rabu ( 18-19/03/2025).

Dalam kegiatan ini guru, Ustadz/ Ustadzah bersama para santri membagikan sekitar 1.000 lebih paket takjil kepada masyarakat sekitar pondok pesantren dan yang melintas di jalan raya Moga-Karang Sari. Kegiatan ini disambut baik oleh para masyarakat sekitar, terbukti dengan takjil yang habis dalam kurun waktu yang cepat.

Acara Al Faqih Berbagi Takjil ini di dukung oleh para donatur yang terdiri dari guru-guru, pengurus Yayasan, hingga wali santri Ponpes Al Faqih pun andil dalam menyukseskan acara ini. Semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala berlipat dan keberkahan yang melimpah Aamiin Jazakumullah Akhsanal Jaza

Berbagi takjil mungkin terlihat sederhana, tetapi diharapkan  bisa menjadi berkah bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba. Pada momen ini, bukan hanya sekedar berbagi makanan saja, bagi-bagi takjil ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap nilai-nilai toleransi, harmoni sosial, serta keperdulian antar sesama. Kegiatan seperti ini akan terus digalakkan supaya semakin banyak masyarakat yang merasakan manfa’atnya.

“Haflah Akhirussanah” Sebagai Penyambut Bulan Suci Ramadhan Pondok Pesantren Al Faqih Sima

Sima, Pemalang – Istilah Haflah Akhirussanah tentunya tidak asing bagi umat Muslim di Indonesia, terlebih di kalangan pesantren. Mengutip dari buku Pesantren Multikultural Model Pendidikan Karakter Humanis yang ditulis oleh Ahmad Yusuf, Haflah memiliki arti ‘Perayaan atau Pesata’, akhir yang artinya Akhir, sedangkan ‘Sannah’ artinya ‘tahun’. Maka bisa disimpulkan bahwa haflah akhirussanah memiliki arti perayaan akhir tahun santri atau siswa yang telah selesai menjalani Pendidikan. Haflah akhirussanah juga menjadi pertanda telah berakhir tahun ajaran.

Haflah Akhirussanah menjadi agenda rutih setiap tahun yang dilaksanakan Pondok Pesantren Al Faqih Sima. Acara yang dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 25, 26 dan puncaknya pada tanggal 27 Februari ini disambut antusias oleh para santriwan dan santriwatinya.

Rangkaian acara dimulai pada tanggal 25 Februari 2025. Acara tersebut ditandai dengan pembukaan acara oleh Bapak Irkham, A. Md. selaku kepala Pondok Pesantren Al Faqih Sima, kemudian acara di lanjut dengan berbagai macam lomba islami yang di ikuti oleh para santri baik secara individu ataupun kelompok. Lomba yang berlangsung selama dua hari dengan meriah mulaidari lomba Adzan samapai lomba drama islami berlangsung dengan tertib.

Pada hari kamis, 27 Februari 2025 merupakan acara puncak dari rangkaian Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Al Faqih sima, acara dimulai pukul 07.30 dengan pra acara yang diisi oleh grup simtu durror santri pondok pesantren Al Faqih Sima dan di lanjutkan dengan tarian islami siswa siswi Paud Al Faqih. Acara inti dibuka pada pukul 09.00 dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat nabi oleh Ananda M. Fikran Hasni. Acara dilanjut dengan sambutan bapak Abdul Rozik, S. Ag, selaku Ketua panitia.

Kemudian, Prosesi Haflah Akhirussanah dengan penyerahan syahadah khotmil imriti dan syahadah Juz ‘amma bil Ghoib sekaligus juz 1 ini berlangsung secara khikmad. Setelah prosesi tersebut dilanjut dengan pembacaan pemenang lomba dan pembaigan hadiah lomba pra haflah. Bapak K.H Faqih Usman, M. Tech. selaku pendiri Yayasan Haji Taidin Sima menyampaikan beberapa patah kata sebagai penyemangat para santri dan edukasi untuk para wali santri. Acara inti pada hari Kamis, 27 Februari 2025 ini ialah Mau’izhah Hasanah yang dipimpin oleh K. H Hasyim Miftah dari Desa Kebanggan, Kecamatan Moga, Kab. Pemalang, kemudian acra di tutup dengan pembacaan Do’a Penutup oleh Ustadz Abdul Baqi.