Sinergi Pesantren dan Orang Tua, KH. Fakih Usman, M.Tech. Hadiri Istighosah & Dialog Wali Santri

Sima, Pemalang – Pondok Pesantren Al Faqih kembali menyelenggarakan kegiatan Istighosah Rutin Bulanan yang berlangsung khidmat di kompleks pesantren. Acara kali ini menjadi istimewa karena selain menjadi ajang zikir bersama, juga dibuka ruang dialog langsung antara pengasuh dengan para orang tua/wali santri.

​Acara diawali penampilan hadroh dari para santri Pondok Pesantren Al Faqih dan dilanjutkan dengan pembacaan zikir istighosah, tahlil, dan sholawat yang dipimpin oleh Kyai Mutamam Rois selaku pengasuh harian Pondok Pesantren Al Faqih. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti majelis saat para santri dan wali santri bersatu dalam doa, memohon keberkahan ilmu serta keselamatan bagi keluarga dan bangsa.

​Dalam sambutannya, KH. Fakih Usman menekankan bahwa kesuksesan seorang santri dalam menuntut ilmu tidak lepas dari ridha dan doa tulus orang tua di rumah. Beliau yang memiliki latar belakang pendidikan teknologi ini juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak di era digital.

​Agenda yang paling dinanti adalah sesi Tanya Jawab dan Dialog Interaktif. Pada sesi ini, KH. Fakih Usman, M.Tech. memberikan kesempatan kepada wali santri untuk menyampaikan aspirasi, pertanyaan, maupun kendala yang dihadapi dalam proses pendidikan putra-putri mereka.

​Beberapa poin penting yang dibahas dalam sesi tersebut antara lain:

​Perkembangan Karakter: Bagaimana orang tua dan pesantren dapat bersinergi memantau kedisiplinan santri saat masa liburan.

​Fasilitas Penunjang: Diskusi mengenai pengembangan sarana prasarana pondok untuk kenyamanan belajar santri.

​”Kami ingin membangun ekosistem pendidikan yang transparan. Melalui sesi tanya jawab ini, kami ingin memastikan bahwa orang tua merasa tenang menitipkan anaknya di sini, dan kami pun mendapatkan masukan berharga untuk kemajuan pondok,” ujar KH. Fakih Usman di sela-sela diskusi.

​Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah dan Doa penutup. Para wali santri mengapresiasi keterbukaan pihak pondok pesantren yang memberikan ruang bagi mereka untuk berbicara langsung dengan pendiri yayasan.

​”Acara seperti ini sangat menyejukkan. Selain hati menjadi tenang karena zikir bersama, kami juga jadi lebih paham visi besar KH. Faqih Usman dalam mencetak generasi yang ahli agama sekaligus ahli teknologi,” ungkap salah satu wali santri.

​Dengan terlaksananya agenda rutin ini, Pondok Pesantren Al Faqih berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dua arah dengan masyarakat demi mewujudkan visi pendidikan Islam yang progresif dan berakhlakul karimah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *