Assalamualaikum warahmatullahi wa Barokatuh. Alhamdulillah, dan semoga artikel sederhana ini bermanfaat untuk kita semua… أمين
Kita diciptakan Allah Subhanahu wa Taala tidak lain hanya untuk beribadah. Tapi yang perlu diketahui, Allah Subhanahu wa Taala memerintahkan kita beribadah bukan karena kebutuhan-Nya disembah kita.
Melainkan, yang merasakan manfaat dan hikmahnya beribadah adalah kita sendiri. Oleh karena itu, sudah seharusnya bagi kita berusaha agar dapat Istiqomah melaksanakan ibadah, baik itu ibadah yang wajib maupun ibadah yang sunnah, seperti membaca Alquran.
Membaca Alquran termasuk ibadah Sunnah, yang pahala dan manfaatnya luar biasa. Yang lebih menakjubkan, kita tetap mendapat pahala membaca Alquran meskipun tidak mengetahui artinya. Namun, yang cukup memprihatinkan adalah tidak semua umat Islam pandai membaca Alquran.
Sebenarnya, banyak diantara mereka yang berharap dapat membaca Alquran meski belum menguasai huruf huruf Arab (Huruf Hijaiyah). Mungkin karena itu, tidak sedikit dari mereka yang menguasai huruf Hijaiyah dan pandai membaca Alquran kemudian menuliskan Ayat-ayat Al-Quran dengan huruf latin, agar mereka yang belum menguasai huruf Hijaiyah dapat membaca Alquran.
Yang menjadi pembahasan,
Apa hukumnya membaca atau menulis Ayat-ayat Al-Quran dengan huruf latin ?
Untuk mengetahui jawabannya, mari kita perhatikan keterangan yang terdapat di dalam kitab,
مناهل العرفان في علوم القران لمحمد عبد العظيم الزقاني
Juz dua, halaman 97-98.
Maka apabila Al-Quran yang mulia ditulis dengan huruf latin mengikuti metode susunan huruf Arab, maka terjadilah kesalahan dan perubahan di dalam lafadnya, dan berdampak pada perubahan dan rusaknya makna.”
Tonton juga videonya agar lebih mudah memahaminya.. Insyaallah…
Kesimpulannya….
Kita tidak diperbolehkan membaca atau menulis ayat-ayat Al-Qur’an dengan huruf selain huruf Arab, karena hal itu dapat merubah lafad, atau makhroj, dan menyebabkan rusaknya makna ayat-ayat Al-Qur’an. Seperti yang telah kita ketahui, semua perkara yang menyebabkan berubahnya lafad, dan rusaknya makna ayat-ayat Al-Qur’an sangat dilarang, dan tentunya diharamkan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa Barokatuh.
المرجع الأكبر
Referensi Umum Umat
Jilid 1, Halaman, 139-40.

