Sambung – Menyambung Panji Pramuka, Harmoni Gema Nada Al Faqih Kobarkan Derap Langkah Estafet Tunas Kepala Tahun 2026

Sima, Pemalang – Teriknya matahari tak melunturkan semangat para peserta Estafet tunas kelapa 2026, para siswa-siswi telah siap di lokasi pemberangkatan utama, Lapangan Kebanggan, Kecamatan Moga. Mengenakan seragam Pramuka lengkap dengan atributnya, wajah-wajah muda tersebut memancarkan kedisiplinan dan kesiapan untuk mengawal panji-panji Pramuka hingga garis akhir di Pulosari. Kontingen dari MA Modern Al Faqih serta SMP Islam Modern Al Faqih tak kalah semangat dalam partisipasi Estafet Tunas Kelapa (ETK) tingkat Kwarran Moga pada Selasa, 8 September 2026.

Kegiatan yang menjadi salah satu tradisi bergengsi Gerakan Pramuka ini menempuh rute seru dan menantang, dimulai dari garis start di Lapangan Kebanggan dan berakhir di titik finish wilayah Pulosari.

Partisipasi keluarga besar Al Faqih semakin meriah dengan kehadiran Tim Drumband Gema Nada Al Faqih. Serangkaian irama musik dan ketukan drum yang presisi tak hanya membakar semangat para peserta jalan kaki di sepanjang rute, tetapi juga menyedot perhatian warga masyarakat sekitar. Warga dari berbagai kalangan tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan parade dan memberikan apresiasi berupa tepuk tangan meriah.

Perjalanan mengular dari Lapangan Kebanggan menuju wilayah Pulosari menempuh jarak yang cukup jauh dan kontur jalan yang menantang. Namun, sengatan terik matahari dan kelelahan fisik tak sedikit pun menyurutkan langkah kaki para peserta. Bagi mereka, membawa dan mengawal Tunas Kelapa bukan sekadar aksi berjalan kaki bersama. Tunas Kelapa adalah simbol kepemimpinan, kepedulian, dan pengabdian tanpa henti yang harus terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Pihak madrasah dan sekolah mengapresiasi tinggi keterlibatan penuh para santri dalam ajang ber gengsi ini. Keikutsertaan MA Modern Al Faqih dan SMP Islam Modern Al Faqih dalam ETK 2026 merupakan bukti nyata komitmen lembaga dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, berakhlak mulia, serta berjiwa gotong royong.

Melalui perpaduan antara ketangkasan Pramuka dan harmoni seni Drumband Gema Nada Al Faqih, para siswa tidak hanya mengukir kenangan indah di rute Kebanggan–Pulosari, tetapi juga membuktikan bahwa api semangat Tunas Kelapa akan terus menyala di dada santri Al Faqih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *